Daftar Burung Tidak Dapat Terbang

Ini Daftar Burung Yang Tidak Dapat Terbang

Burung merupakan hewan Vertebrata (hewan bertulang belakang) yang mempunyai bulu dan sayap. Makanya, ada beberapa orang yang beranggapan bahwa semua jenis burung adalah hewan yang bisa terbang.

Padahal, kenyataan ada beberapa jenis burung yang tidak bisa terbang lo. Mungkin ini jarang ada yang tau kalau burung ada sebagian tidak bisa terbang.

Ini akan kami rangkumkan Burung yang tidak dapat terbang yang ada di dunia.

1. Kakapo

Kakapo

Jenis burung yang tidak bisa terbang pertama yaitu burung Kakapo. Burung yang sering jadi hewan peliharaan ini termasuk spesies burung nuri besar, dan satu-satunya yang tidak bisa terbang diantara spesies burung nuri.

Burung Kakapo biasanya beraktivitas di malam hari dan sering berada di daratan. Pejantan burung Kakapo juga tidak punya rasa kekeluargaan, dimana pada masa kawinnya, umumnya dia memiliki 2 atau lebih betina.

Jenis burung ini sudah diambang kepunahan. Jadi burung ini sudah termasuk langka dan harus kami lestarikan.

2. Kiwi

kiwi

Burung Kiwi merupakan salah satu jenis burung endemik di New Zealand yang tidak bisa terbang. Berdasarkan ukuran unggas lokal di New Zealand, burung Kiwi adalah burung paling kecil dengan telur terkecil di dunia.

Walaupun burung ini merupakan salah satu simbol New Zealand, tapi burung ini kini sudah terancam punah, karena habitatnya terus berkurang.

Untuk menyelamatkan burung langka ini, pemerintah New Zealand menjadikan hutan tempat habitat burung ini dan hewan lainnnya sebagai taman nasional.

Ini juga termasuk burang yang langka dan termasuk sudah mau punah dan yang patut kami lestarikan burung ini.

3. Kasuari

Kasuari

Jenis burung yang tidak bisa terbang selanjutnya adalah Kasuari. Sekarang ini, masih terdapat 3 spesies burung Kasuari di dunia, tapi yang paling umum ditemukan adalah Kasuari Selatan yang merupakan jenis burung terbesar ketiga setelah burung Unta dan burung Emu.

Seperti burung Emu dan burung Tasmanian Nativehen, burung Kasuari juga termasuk salah satu burung asli negara Autralia. Habitatnya berada di hutan tropis di negara bagian New Guinea (bagian timur Autralia).

Burung Kasuari juga dikenal sangat pemalu, makanya jangan pernah coba-coba untuk menganggunya kalau tidak mau celaka.

Karena hal ini pulalah, burung ini dimasukan ke dalam jenis burung paling berbahaya di dunia. Hati-hati kalau ingin berdekatan dengan burung ini ya, soalnya burung ini termasuk burung berbahaya lo.

4. Burung Unta

Burung Unta

Burung Unta atau dalam bahasa Inggris dikenal dengan nama ” Ostrich “ adalah jenis burung terbesar di dunia yang tidak bisa terbang. Burung Unta ini merupakan salah satu jenis burung asli benua Afrika.

satu keluarga dengan burung besar lainnya seperti burung Emu, Rhea, Kiwi, dan Kasuari yaitu Struthioniformes. Walaupun tidak bisa terbang, tapi kecepatan berlarinya bisa mencapai 70 km perjam.

Diketahui, ada 5 subspesies burung Unta, satu di antaranya sudah punah, satu lagi diambang kepunahan, dan tiga sisanya masih bisa ditemukan dengan mudah. Umumnya, hidupnya berkelompok dan terus berpindah-pindah tempat.

Jadi lestarikan lah burung-burung langka yang mau punah ini, biar masih ada burung yang masih bisa lestarikan dan pelihara.

5. Penguin

Penguin

Burung Penguin juga termasuk burung yang tidak bisa terbang tapi bisa berenang, hal ini tentunya dipengaruhi tempat habitatnya seperti di kutub selatan (Antartika). Umumnya, Penguin menghabiskan setengah waktunya berada di air, dan setengahnya lagi berada di daratan.

Walaupun sering ditemukan di daerah dingin seperti di kutub selatan (Antartika), ternyata ada beberapa jenis burung Penguin yang bisa ditemukan di daerah yang lebih hangat, salah satunya yaitu Penguin Galapagos.

6. Maleo

Maleo

Jenis burung yang tidak bisa terbang terakhir yaitu burung Maleo. Burung yang berukuran panjang sekitar 50 cm dan memiliki ciri khas tonjolan besar dikepala ini bisa ditemukan di pulau Sulawesi, Indonesia.

Umumnya, burung ini bisa ditemukan di kawasan pantai yang memiliki pasir agak panas, tapi bisa juga ditemukan di hutan tropis yang memiliki sumber air panas atau daerah yang mempunyai geothermal tertentu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *